Data siswa ikut sendiri dari database sekolah. Kunjungan tercatat dari kartu yang ditempel di pintu. Rekap untuk akreditasi tinggal dicetak.
GRATIS Sekolah pelanggan internet Indocyber mendapat aplikasi & hostingnya tanpa biaya — selengkapnya
Dari perpustakaan sekolah yang kami temui, keluhannya hampir tidak pernah berbeda.
Bukan kumpulan fitur yang jarang dipakai — semuanya lahir dari pekerjaan harian petugas.
Kategori DDC, rak, stok per eksemplar, sampul, dan penandaan buku referensi yang tidak dipinjamkan.
Batas pinjam, perpanjangan, denda keterlambatan otomatis, dan riwayat lengkap per siswa.
Grafik harian, rekap per kelas, jam paling ramai, dan pencatatan tamu manual untuk guru atau pengawas.
Komputer khusus di ruang baca. Siswa tap kartu, pilih buku, selesai — menunya terkunci, tidak bisa diutak-atik.
Siswa mencari buku dari ponselnya sendiri, tanpa perlu login dan tanpa aplikasi tambahan.
Peminjaman, keterlambatan, denda, dan kunjungan — cetak langsung atau unduh sebagai Excel.
Cetak kartu sekelas sekaligus, lengkap dengan barcode dan identitas sekolah.
Disediakan, diperpanjang, dan dicadangkan oleh kami. Sekolah tidak perlu mengurus server sama sekali.
Berdiri sendiri, tanpa komputer. Siswa menempelkan kartu, namanya muncul di layar, kunjungannya masuk ke aplikasi saat itu juga.
Semua gambar di bawah diambil dari aplikasi yang berjalan — bukan gambar rancangan.
Sekolah yang berlangganan internet Indocyber pada paket tertentu mendapat seluruh aplikasi SIPERPUS beserta hostingnya tanpa biaya — bukan potongan harga, bukan masa coba.
Selama langganan internetnya berjalan, biaya perpanjangan tahunan Rp 1,8 juta juga ditiadakan. Yang tetap dibayar hanya perangkat kerasnya, bila sekolah ingin memasang mesin kunjungan di pintu atau komputer kios.
Tanya syarat paketnyaBisa mulai dari aplikasinya dulu, alatnya menyusul tahun berikutnya.
Sekitar dua minggu dari survei sampai petugas bisa jalan sendiri.
Kami datang melihat ruangannya, jaringan WiFi, dan data yang sudah ada. Gratis, tanpa kewajiban.
Aplikasi dipasang, data siswa dan koleksi buku disambungkan, alat dipasang di pintu.
Petugas dilatih langsung di aplikasinya sendiri, sampai bisa mengerjakan tanpa dibantu.
Kami temani sampai berjalan lancar, termasuk saat masa akreditasi.
Pertanyaan yang paling sering muncul saat kami bertemu sekolah.
Tidak perlu. Hosting, domain, dan SSL sudah termasuk dalam harga paket untuk tahun pertama, dan kami yang mengurus perpanjangan serta pencadangannya. Sekolah cukup membuka alamat webnya.
Sekolah yang sudah punya hosting sendiri boleh memakainya — harga paket dipotong Rp 600 ribu.
Benar. Untuk paket langganan tertentu, seluruh aplikasi beserta pemasangan, hosting, domain, pelatihan, dan dukungannya diberikan tanpa biaya selama langganan internetnya berjalan — termasuk biaya perpanjangan tahunan.
Yang tetap dibayar hanya perangkat kerasnya, bila sekolah ingin memasang mesin kunjungan di pintu, kartu RFID, atau komputer kios. Syarat paketnya kami jelaskan lewat WhatsApp karena berbeda-beda menurut kebutuhan dan lokasi sekolah.
Tidak. Ada dua cara, dan kami tentukan yang mana saat survei. Bila database akademik sekolah berada di akun hosting yang sama, aplikasi membacanya langsung — siswa baru muncul sendiri, yang lulus hilang sendiri, tanpa disalin.
Bila database sekolah ada di tempat lain atau tidak bisa diakses, data siswa diimpor dari Excel/CSV — misalnya hasil unduhan Dapodik. Prosesnya beberapa menit dan bisa diulang tiap tahun ajaran.
Bisa, asalkan kartunya jenis RFID 13,56 MHz — jenis yang sama dengan kartu absensi pada umumnya. Satu kartu untuk absensi sekaligus perpustakaan, siswa tidak perlu membawa dua kartu.
Kalau sekolah belum punya kartu, paket Lengkap sudah menyertakan 100 kartu dan paket Sekolah Digital 500 kartu.
Tidak. Mesin di pintu tetap menerima tap dan menyimpannya di memori permanen — sampai 120 tap, bertahan walau listrik padam. Begitu internet pulih, semuanya dikirim dengan waktu aslinya, bukan waktu saat terkirim, jadi rekap hariannya tetap benar.
Umumnya bisa. Pengadaannya biasanya ditulis sebagai belanja aplikasi dan peralatan pendukung perpustakaan, sedangkan biaya tahun berikutnya sebagai belanja langganan layanan dan pemeliharaan. Kami sediakan dokumen penawaran dan rincian yang biasa diminta bendahara.
Untuk sekolah yang lebih nyaman satu kali pengadaan, tersedia pilihan bayar di muka 3 tahun Rp 4,5 juta.
Data tetap milik sekolah. Seluruh isi database dan berkas aplikasinya kami serahkan utuh, sehingga sekolah bebas memasangnya di hosting sendiri atau berhenti sama sekali. Tidak ada data yang kami tahan.
Aplikasinya berjalan di Perpustakaan SMK Negeri 1 Jiwan, Madiun. Mesin kunjungan di pintu dibangun dari firmware mesin absensi yang sudah lebih dulu berjalan di sekolah yang sama, sehingga perangkat kerasnya sudah teruji dan suku cadangnya bisa bertukar.
Silakan dicoba sendiri lewat aplikasi demo — isinya data sekolah contoh, bebas diutak-atik.
Alat bergaransi 1 tahun. Dukungan teknis, pembaruan aplikasi, dan pencadangan data berjalan sepanjang masa berlangganan — bisa lewat WhatsApp, dan kami datang ke sekolah bila memang perlu ditangani di tempat.
Kami siap datang ke sekolah untuk demo tanpa biaya dan tanpa kewajiban. Bawa saja pertanyaan Anda — termasuk soal anggaran dan dana BOS.
Jadwalkan demo lewat WhatsApp